Senin, 09 November 2015

Explore pangandaran... (Green canyon, Pantai Batu Karas, Pantai Batu Hiu)



Serunya Body Rafting di Green Canyon Pangandaran .





Weekend..weekend.. yee piknik lagi . kali ini saya dan keluarga  memilih pangandaran untuk tujuan piknik kami. Alasan pertama karena pantai pangandaran masih  rame dan banyak spot wisata yang belum kami kunjungi.  



31 oktober 2015 kami tiba di tujuan pertama kami yaitu wisata Green Canyon Pangandaran. Kami tiba di sana sekitar pukul 08.00 pagi. Oh iyah kami anjurkan kalau ingin ke Green Canyon enaknya pagi.



 Tiba di sana banyak pemandu yang menawarkan paket untuk Body Rafting. Hmm Body rafting… seru juga kayaknya. Awalnya kami dan keluarga tidak niat untuk body Rafting . tapi setelah di pikir-pikir seru juga..

Paket yang di tawarkan body rafting selama 4 jam yaitu :

-          Body rafting paket untuk 6 orang yaitu 1juta seratus 
-          Alat body rafting (pelampung ,helm,sandal)
-          Paket makan siang
-          Guide 2 orang
-          Perahu yang akan membawa dr mulut goa ke dermaga.

Setelah berganti pakaian dan memakai alat alat body rafting kami pun siap untuk body rafting. Body rafting yaitu menelusuri sungai-sungai selama 4 jam tanpa naik perahu alias badan kita sndiri yang menelusuri sungainya ..wow seru kan.

Dari basecamp kami di antar ke tempat start pertama yaitu dengan menggunakan mobil bak terbuka. Sekitar setengah jam melewati hutan,kamipun tiba di start pertama body rafting. 




Tiba start pertama .



Body rafting di Green Canyon seru banget. 4 jam mata kalian akan dimanjakan dengan goa-goa yang indah, air yang hijau dan masih bersih dan alami, tebing-tebing yang curam,pokonya 4 jam tidak akan terasa. 



 ke Green Canyon tidak mencoba Body Raftingnya saying sekali. Dibanding dengan hanya naik perahu. Pemandangan yang di sajikan dengan yang Body Rafting jauh berbeda. Intinya dengan body rafting semua spit spot imdah di green canyon kita bisa lihat semua. 



Jangan khawatir yang tidak bisa berenang, karena kita pake pelampung dan di jagain oleh 2 Guide.







Air abadi.

Setelah 2 jam mengarungi sungai kami tiba di Air Terjun Abadi. Mengapa dinamakan demikian. Karena meskipun musim kemarau sekalipun konon katanya air disini tidak akan habis-habis alias abadi. Dan konon katanya bagi yang meminum langsung air ini dari air terjunnya . Insya alloh deet jodoh haaha




Pemadangan luar biasa yang di suguhkan oleh ala mini. Keren banget, gak kebayang kenapa bisa ada air di tengah-tengah goa yang indah.. subhanalloh..



Setelah 3 jam mengarungi sungai di Gren Canyon. Kami sampai di basecamp . basecamp yang di maksdu yaitu tempat beristirahat para peserta body rafting. Disini kalian bisa pesen pop mie, gorengan,minuman dan Sekedar melepas penat.





Setelah perut kenyang, perjalanan Body Raftingpun dilanjutkan. Dari basecamp sekitar 1km menuju tempat akhir Body Rafting yaitu Mulut Goa.dan dari sana nanti akan ada perahu yang menjemput kami menuju dermaga.


Batu jamur


 
Tiba juga kami di batu jamur. Batu jamur itu tempat loncat setinggi 5 meter, yang bernyali silahkan loncat. Saying saya tidak bernyali dan tidak mau mencoba loncat di batu jamur. 


Setelah batu jamur pemandangan semakin keren. Air nya semkin hijau toska .. ah keren sesuai namanya Green Canyon dsn memang betul semua hijau. Asri .dan enak di pandang mata.
Ternyata setelah basecamp tantangan body rafting semakin seru. Berkali-kali saya terbawa arus yang lumayan deras. Wow pokonya sensasinya tidak bisa di lupakan deh. 

Akhirnya setelah 4 jam mengarungi sungai kami tiba di tempat terkahir Body Rafting….yeee finish.
Disini kami menunggu perahu yang menjemput kami menuju dermaga alias basecamp.

Pantai batu karas 




Setelah puas menikmati Green Canyon kami melanjutkan lagi perjalanan kami ketempat yang berbeda.


Kami memilih Pantai batu karas.yang tidak jauh dari sini. 

Batu Karas merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata di daerah Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat[1].Objek wisata yang satu ini merupakan perpaduan nuansa alam antara objek wisata Pangandaran dan Pantai Batu Hiu dengan suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat juga pantainya yang landai membuat pengunjung betah[1]. Terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang dengan jarak ± 34 km dari Pangandaran[1].


Pantainya yang landai dengan air laut tenang nan biru menanti Anda untuk segera berenang menikmati airnya yang segar[1]. Anda bisa nikmati suasana tenang dengan angin sepoi-sepoi menikmati hidangan di rumah makan yang tersedia[1]. Pandangan lepas ke ujung cakrawala memberi Anda ketenangan dan kenangan berlibur yang menyenangkan[1]. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan selain berenang antara lain: berperahu di bengawan, berkemah dan berselancar[1]. Jika liburan Anda bersama keluarga, akomodasi telah tersedia untuk Anda, ada pondok wisata yang dilengkapi dengan arena bermain dan rumah ibadah. Pondok wisata ini dikelola langsung oleh Diparda Kabupaten Ciamis[1]. Fasilitas lainnya yang tersedia antara lain: Hotel, Camping Ground, Kios Cinderamata, TPI (Tempat Pelelangan Ikan), sewaan papan selancar dan ban renang[1].
batu karas juga sebagai tujuan surfer lokal maupun manca Negara
(dari :Wikipedia Indonesia)


Pantai batu hiu 



Setelah menikmati siang di Pantai Batu Karas. Kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai batu Hiu untuk menikmati senja di sana . dari Batu Karas sekitar sejam menuju Pantai Batu Hiu.
Suasana di Pantai Batu Hiu ini tenang dan damai. Ditemani deburan ombak dan angin yang sepoy-sepoy ah romantis..

Batu Hiu merupakan salah satu tempat pariwisata yang berada di ibu kota Kabupaten Pangandaran[1]. Batu hiu berjarak sekitar 14 km dari pangandaran sebagai objek wisata pilihan ketika anda datang ke Pangandaran[1]. Terletak di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, kurang lebih 14 km dari Pangandaran ke arah Selatan[1]. Memiliki panorama alam yang sangat indah[1]. Dari atas bukit kecil yang ditumbuhi pohon-pohon Pandan Wong, kita menyaksikan birunya Samudra Indonesia dengan deburan ombaknya yang menggulung putih[1].


Pantai Batu Hiu ini terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi[1]. Pantai ini dinamakan Batu Hiu karena ada batu yang terlihat di laut ini dan menyerupai sirip ikan hiu[1]. Untuk menikmati indahnya pantai, kita bisa naik ke atas bukit kecil di pantai ini[1]. Dari atas bukit itulah kita bisa melihat batu yang menyerupai sirip ikan hiu, merasakan sejuknya angin laut dan juga menikmati indahnya Samudra Indonesia[1].


Di bukit kecil yang ditanami pandan itulah tempat yang paling pas untuk menikmati pantai Batu Hiu[1].Uniknya, untuk naik ke atas bukit, kita melewati “gerbang” bikit berupa terowongan kecil yang berbentuk mulut ikan hiu[1]. Jadi, seolah-olah kita masuk ke dalam mulut ikan hiu[1]. Kita juga bisa bermain air laut di sebelah bukit[1]. Namun hati-hati dengan ubur-ubur yang banyak berserakan di pasir pantai[1].
Sekitar 200 meter dari pinggir pantai terdapat seonggok batu karang yang menyerupai ikan hiu, karena itulah tempat ini dinamakan Batu Hiu[1]. Hembusan angin pantai menemani kita saat melepaskan pandangan ke arah samudra atau hamparan pantai sebelah timur yang terbentang hingga Pangandaran[1].
(dari : Wikipedia Indonesia)